Seniman Gayo yang Menghidupkan Jiwa dalam Setiap Lagu
Ahmad Dahlan adalah sosok seniman Gayo yang tidak hanya tampil di panggung, tetapi juga menghadirkan jiwa dari setiap lagu yang dimainkannya. Dalam perhelatan Sengkewe Sepanjang Musim di Taman Inen Mayak Teri, Takengon, pada Sabtu, 4 April 2026, ia turut serta dalam canang ngerje, sebuah fragmen penting yang membutuhkan ketepatan rasa, ritme, dan pemahaman budaya yang mendalam.
Di panggung yang menarik perhatian masyarakat, Ahmad Dahlan memainkan alat musik canang sambil mengenakan pakaian khas Gayo dengan motif kerawang dan warna dasar hitam. Ia bermain canang bersama sejumlah seniman lainnya, menciptakan suasana ceria di Taman Inen Mayak Teri yang sedang memanggungkan “Sengkewe Sepanjang Musim”.
Latar Belakang dan Perjalanan Karier
Ahmad Dahlan bukan lagi nama asing dalam dunia seni tradisi Gayo. Ia lahir di Aceh Tengah, 26 Agustus 1985, dan tumbuh di lingkungan yang kental akan kebudayaan. Perjalanan sebagai seniman dimulai dari keterlibatan dalam berbagai sanggar, hingga akhirnya ia memimpin dan mengembangkan ruang-ruang kreatif sendiri.
Beberapa sanggar yang pernah ia ikuti antara lain Sanggar Gayo Nusantara Etnik, Sanggar Pendopo, dan Kuta Dance Teater. Ia kemudian dipercaya untuk memimpin Sanggar Segenda Etnik dan kini aktif sebagai Ketua Sanggar Pepanyi.
Sebagai pelaku seni yang menguasai gerak dan ekspresi dalam tradisi Gayo, Ahmad Dahlan dikenal memiliki ketekunan yang luar biasa. Ia tidak hanya memainkan musik, tetapi juga sebagai penari, pelatih, penggagas, dan penjaga nilai-nilai budaya.
Kontribusi dalam Dunia Seni
Jejak Ahmad Dahlan tercatat dalam berbagai festival dan perhelatan penting, seperti Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), Festival Guel, hingga pelatihan tari untuk guru dan generasi muda. Dalam canang ngerje yang ia mainkan di Sengkewe Sepanjang Musim, ia membawa keseharian masyarakat Gayo ke dalam dana yang puitik.
Kreativitas Ahmad Dahlan juga terlihat dari keberaniannya meramu tradisi dengan pendekatan baru tanpa kehilangan akar. Ia pernah menggagas tari Guel massal dalam perayaan hari jadi Kota Takengon, serta aktif melatih berbagai kelompok lintas usia.
Baginya, seni bukan hanya milik panggung, tetapi milik semua orang yang ingin belajar dan merasakan. Dibalik kesederhanaannya, Ahmad Dahlan adalah potret seniman yang terus bergerak menghidupkan tradisi, merawat ingatan kolektif, dan menyalakan semangat generasi muda untuk tidak tercerabut dari akar budayanya.
Data Diri dan Aktivitas Berkesenian
Nama: Ahmad Dahlan
Tempat, tanggal lahir: Aceh Tengah, 26 Agustus 1985
Alamat: Bale Atas, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah
Email: dahlanarba@gmail.com
Status: Sudah Menikah
Aktivitas Berkesenian:
Anggota Sanggar Gayo Nusantara Etnik (2012).
Anggota Sanggar Pendopo (2015)
Anggota Sanggar Kuta Dance Teater (2019)
Ketua Sanggar Segenda Etnik (2020–2022)
* Ketua Sanggar Pepanyi (2022–Sekarang).
Pengalaman dan Partisipasi dalam Festival
- Penampilan tari tradisional di Universitas Tarumanagara (2019)
- Asisten pelatih Opoh Kio (2020, Aceh Tengah)
- Pelatih tari tradisi Tari Guel (2021, Aceh Tengah)
- Pengagas Tari Guel massal HUT Kota Takengon ke-445 (2022)
- Pelatih dan pengagas tari massal (2022, Aceh Tengah)
- Pelatih dan penari Tari Sining dan Guel pada PKA-8 (2023, Banda Aceh)
- Pelatih Tari Guel pada Festival Guel (2019)
- Pelatih Pelatihan Tari Sining (2022)
- Peserta Lokakarya Daya Desa Pemajuan Kebudayaan Desa (2021, Jakarta)
- Instruktur/Pelatih Pelatihan Tari Guel bagi Guru PAUD (2022, Aceh Tengah)
Festival & Kegiatan yang Diikuti
- Festival Musik Tradisi Indigenous (2008, Ubud Bali)
- Festival Sabang Fair (2015–2016)
- Festival Seni Tari PKA V (2009, Banda Aceh)
- Asisten pelatih penari massal pembukaan GamiFest (2018, Aceh Tengah)
- Pelatih Gelar Tari Remaja (2019, Gedung Kesenian Jakarta)
- Pelaksanaan kegiatan pelatihan seni Gayo (2021, Aceh Tengah)
- Peserta pelatihan Tari Seudati dan Tari Guel (2014, Banda Aceh)
- Dewan juri lomba tari kreasi se-Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah (2021)
- Penari Sining dan Guel pada PKA-7 (2018, Banda Aceh)
- Pembina tari kreasi Gabungan Organisasi Wanita (2011, Aceh Tengah)










