Kesuksesan Aldi Taher dalam Mengelola Bisnis Burger
Belakangan ini, nama Aldi Taher kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Selain dikenal sebagai personel grup musik Trio Ubur-Ubur, Aldi juga dikenal karena kepiawaiannya mengelola bisnis burger miliknya, yaitu Aldi’s Burger. Bisnis ini mendadak viral berkat jargon yang nyeleneh dan unik, seperti “daging lembut juicy luicy, Mahalini, Rizky Febian bisa pesan online”.
Jargon tersebut membuat bisnis kuliner Aldi Taher menarik banyak perhatian. Bahkan, banyak pembeli rela menunggu berjam-jam hanya untuk membeli burger tersebut. Namun, tidak semua hal yang terjadi dalam bisnis ini berjalan mulus. Ada insiden penyiraman air yang sempat ramai dibicarakan. Diduga, insiden ini dilakukan oleh tetangga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi Aldi’s Burger.
Konsep Baru dari Aldi’s Burger
Menanggapi insiden tersebut, Aldi Taher justru mengubah gerai Aldi’s Burger menjadi destinasi kuliner dengan konsep “Wahana Air Siraman Cinta”. Ide ini dianggap sebagai strategi pemasaran yang sangat kreatif. Banyak pihak memuji tindakan Aldi sebagai contoh dari “S3 Marketing” tingkat tinggi. Namun, saat ditemui di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026), Aldi Taher menampik segala pujian tersebut dengan penuh kerendahan hati.
Aldi mengaku bahwa ia tidak memiliki strategi khusus yang direncanakan secara akademis. Ia mengatakan, “Pada bilang Aldi Taher S3 Marketing, nggak. Saya ini orang bodoh, saya nggak punya ilmu apa-apa.”
Ide Kreatif dari Kepercayaan pada Tuhan
Alih-alih menyebutnya sebagai teknik pemasaran, Aldi mengungkapkan bahwa ide-ide kreatifnya sering muncul begitu saja. Ia mengatakan bahwa ide-ide tersebut berasal dari kebiasaannya mendekatkan diri pada Tuhan. “Bismillah, idenya dari efek baca Al-Qur’an. Saya juga nggak tahu, tiba-tiba ada ide ‘Aldi’s Burger coba mampir, rotinya lembut, dagingnya susu sapi pilihan’… itu ide dari baca Qur’an, kebaikan Allah,” tambahnya.
Di balik keceriaannya di depan kamera, Aldi mengungkapkan bahwa penggerak utamanya dalam bekerja keras membangun bisnis bukanlah semata-mata untuk viral. Sebagai seorang penyintas kanker, ia memiliki tanggung jawab besar untuk menghidupi keluarga dan membiayai pendidikan anak-anaknya.
Motivasi untuk Keluarga dan Keberkahan
“Aldi adalah pejuang kanker, penyintas kanker,” ujarnya. Aldi menekankan bahwa fokus hidupnya saat ini adalah mencari keberkahan. Ia percaya bahwa apa pun yang ia kerjakan, jika didasari oleh rida orang tua, maka jalan kesuksesan akan terbuka dengan sendirinya.
Kesuksesan Aldi dalam membangun UMKM yang jujur dan inspiratif ini pun mulai mendapat sorotan dari tokoh-tokoh penting. Salah satunya adalah dukungan dari Pramono Anung, yang disebut Aldi telah memberikan semangat untuk terus mengembangkan Aldi’s Burger.
“Alhamdulillah kemarin Pak Pramono Anung juga mendoakan, mendukung UMKM bertumbuh. Aldi’s Burger terus insyaallah meroket, laris manis, buka banyak cabang. Beliau bahkan mau kasih saya tempat nanti di Balai Kota untuk buat buka cabang,” ungkap Aldi penuh syukur.
Prinsip Hidup Aldi Taher
Menutup percakapan, Aldi kembali menegaskan prinsip hidupnya untuk selalu husnuzon atau berprasangka baik atas segala ujian yang datang. Baginya, baik itu pujian “S3 Marketing” maupun insiden disiram air oleh tetangga, semuanya dikembalikan kepada sang pencipta.
“Semuanya milik Allah tanpa terkecuali,” ucap Aldi dengan jargon khasnya.











