pojokmedan.com – JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ( SIG ) berkomitmen untuk mempertahankan kualitas produk dengan memperkenalkan konsep ekonomi sirkular dalam kegiatan operasionalnya. Dengan menggunakan bahan bakar alternatif dari limbah pertanian dan industri, sampah perkotaan, biomassa, dan sumber lainnya, SIG berharap dapat menciptakan operasional produksi yang berkelanjutan. SIG juga telah menerapkan teknologi berbasis Industri 4.0 untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, dan mengurangi emisi. SIG juga memastikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja selalu terjaga melalui digitalisasi.
“Produk SIG tidak hanya tersertifikasi SNI tetapi juga memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang sangat tinggi, yaitu lebih dari 90%, melebihi persyaratan minimal 40% yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2021. Selain itu, produk semen SIG juga memiliki emisi karbon yang lebih rendah hingga 38% dibandingkan dengan semen konvensional. Dengan keunggulan ini, produk SIG memiliki daya saing di tingkat nasional dan global,” kata Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari dalam keterangan resminya yang dikutip pada Sabtu (30/11/2024).
Dengan komitmen tersebut, SIG berhasil meraih penghargaan Emas dalam SNI Award 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Anak perusahaan SIG, PT Semen Baturaja Tbk juga meraih penghargaan Perak dalam ajang yang sama.
SNI Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas konsistensi pelaku usaha dan organisasi dalam menerapkan standar nasional dan mencapai kinerja yang unggul dan berkelanjutan. Tahun ini, 251 organisasi dari berbagai sektor berpartisipasi dalam SNI Award, di mana 69 di antaranya menerima penghargaan. Penilaian dilakukan berdasarkan kontribusi organisasi dalam standarisasi, kesesuaian, keberlanjutan, digitalisasi, ekonomi sirkular, dan ESG (Environmental, Social, and Governance).
Reni menegaskan bahwa penghargaan ini membuktikan kualitas dan mutu produk bahan bangunan SIG yang telah mendapatkan sertifikat SNI. “SNI Award 2024 merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi SIG dalam menerapkan standar nasional untuk mencapai efisiensi dan efektivitas operasional serta memprioritaskan aspek keberlanjutan. Kami menerapkan pola operasi berkelanjutan ini untuk menghasilkan produk bahan bangunan inovatif, berkualitas, bermutu, aman bagi pelanggan, dan ramah lingkungan,” ucap Reni.





