Penyebab dan Cara Mencegah Penyebaran Pilek
Pilek adalah infeksi virus yang bisa menyebar melalui kontak langsung dengan penderita pilek. Penyakit ini juga bisa menular dari satu orang ke orang lain melalui tetesan udara kecil yang dikeluarkan saat bersin, batuk, atau mengeluarkan hembusan hidung. Virus pilek juga bisa bertahan di permukaan selama beberapa jam; Anda bisa tertular jika menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh mata, mulut, atau hidung.
Gejala umum pilek meliputi hidung meler, hidung tersumbat, bersin, sakit tenggorokan, batuk, dan sakit kepala. Gejalanya biasanya berlangsung selama tiga hingga tujuh hari, bahkan hingga dua minggu. Namun, menjaga kebersihan diri secara keseluruhan, termasuk mencuci tangan secara teratur setidaknya selama 20 detik setiap kali, dapat membantu mencegah penyebaran kuman.
4 Cara Alami untuk Mengatasi Pilek di Rumah
1. Gunakan Pelembap Udara (Humidifier)
Pelembap udara tidak akan menghilangkan pilek Anda, tetapi jika hidung Anda tersumbat, alat ini mungkin dapat membantu Anda bernapas lebih mudah. Alat ini bekerja dengan membantu menjaga kelembapan selaput lendir di dalam hidung. Usahakan untuk menjaga kelembapan ruangan antara 30 hingga 50 persen.
Namun, perlu diperhatikan: Meskipun pelembap udara bisa menjadi alat yang berguna untuk menghasilkan kelembapan, alat ini juga bisa menyebarkan kuman dan jamur melalui udara jika tidak sering dibersihkan. Pastikan untuk selalu membilas dan menggosoknya dengan sabun cuci piring dan air hangat. Kebersihan pelembap udara sangat penting bagi penderita alergi atau asma.
Selain itu, mandi air panas juga bisa membantu untuk sementara waktu karena kelembapan yang dihasilkannya di dalam ruangan tertutup.
2. Berkumur dengan Air Garam
Ketika lendir menetes ke bagian belakang tenggorokan (disebut postnasal drip), Anda mungkin akan merasa sakit tenggorokan. Berkumur dengan air garam bisa meredakannya untuk sementara. Coba campurkan 1/4 hingga 1/2 sendok teh garam dapur ke dalam 120–240 ml air hangat, lalu berkumurlah. Meskipun tidak akan menyembuhkan infeksi yang mendasarinya, cara ini umumnya aman dan tidak berbahaya.
3. Minum Banyak Air
Meskipun tetap terhidrasi tidak mengurangi durasi gejala pilek, hal ini bisa meredakannya. Minum banyak air dapat melegakan tenggorokan yang tersumbat dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Menjaga hidrasi yang tepat bisa sangat bermanfaat, terutama jika Anda merasa demam: Setiap kali Anda mengeluarkan cairan melalui keringat, penting untuk mengisinya kembali. Selain air, minum minuman hangat seperti teh atau sup juga bisa membantu meredakan hidung tersumbat.
4. Penggunaan Obat Bebas
Sayangnya, belum ada obat yang terbukti dapat menyembuhkan flu biasa. Namun, terkadang dekongestan hidung atau antihistamin bisa membantu meredakan pilek dan bersin. Beberapa obat pereda nyeri juga bisa meredakan ketidaknyamanan yang terkait dengan sakit kepala atau sakit tenggorokan, dan obat penekan batuk tertentu bisa membantu mengendalikan batuk jangka pendek.
Yang terpenting, temukan obat yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Baca label produk dengan teliti dan hanya gunakan obat sesuai petunjuk. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang obat-obatan tertentu, bicaralah dengan tenaga kesehatan. Hubungi juga tenaga kesehatan jika gejala flu Anda tidak membaik atau semakin buruk setelah tiga hingga lima hari.











