"Dari Medan untuk Medan: Info yang Anda Butuhkan"

Makna Ucapan “Laa Ba’sa Thahuurun Insyaallah” Saat Berkunjung ke Orang Sakit Menurut Nabi Muhammad SAW

Hukum Menjenguk Orang Sakit dalam Islam

Menjenguk orang sakit dalam Islam hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan. Hal ini merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang yang dianjurkan oleh agama Islam. Dalam beberapa hadits, Nabi Muhammad SAW memberikan contoh ucapan yang dapat diucapkan saat menjenguk orang sakit, salah satunya adalah “Laa Ba’sa Thahuurun Insyaallah”.

Kalimat “Laa Ba’sa Thahuurun Insyaallah” memiliki arti yang sangat bermakna. Secara harfiah, artinya adalah “Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, insyaallah”. Ungkapan ini sering dipahami sebagai “Semoga cepat sembuh” dalam bahasa Indonesia, namun maknanya lebih dalam karena menyiratkan bahwa penyakit yang dialami bisa menjadi penghapus dosa.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah menimpa seorang mukmin berupa rasa sakit (yang terus menerus), rasa capek, kekhawatiran, kesedihan, kesusahan hati atau sesuatu yang menyakiti, sampai duri yang menusuknya melainkan akan dihapuskan dosa-dosanya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim). Hadits ini menunjukkan bahwa menjenguk orang sakit tidak hanya membantu mereka secara psikologis, tetapi juga memiliki manfaat spiritual.

Arti dan Makna Ucapan Laa Ba’sa Thohurun Insyaallah

Ucapan “Laa Ba’sa Thohurun Insyaallah” dalam bahasa Arab ditulis sebagai ﻻَ ﺑَﺄْﺱَ ﻃَﻬُﻮْﺮٌ ﺇِﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠﻪُ. Artinya: “Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, insyaallah”. Ucapan ini diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika beliau berkunjung ke rumah seseorang yang sedang sakit. Dari Ibnu Abbas radliyallahu anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam masuk (ke rumah) seorang lelaki dalam rangka menjenguknya. Maka beliau bersabda: “Laa Ba’sa Thohurun Insyaallah.” (Hr. Bukhari).

Dari hadits tersebut dapat dipahami bahwa ketika Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam berkunjung ke rumah seseorang yang sakit, beliau mengucapkan “Laa Ba’sa Thohurun Insyaallah” untuk memberikan semangat dan penghiburan kepada orang yang sakit. Nabi Muhammad SAW menyampaikan bahwa seseorang yang sedang menjenguk orang sakit mempunyai tujuan untuk memberikan dukungan dan doa agar orang yang sakit mendapatkan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan.

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Islam telah mengajarkan umatnya untuk saling peduli. Salah satu bentuk kepedulian itu adalah menjenguk kerabat, teman hingga tetangga yang sakit. Bukan tanpa alasan, Allah SWT sangat menyukai hamba-Nya yang saling mencintai dan peduli satu sama lain. Terlebih menjenguk orang yang sakit merupakan salah satu perbuatan mulia di hadapan Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Dikutip dari muslim.id, keutamaan menjenguk orang yang sakit berpahala besar karena bagian dari hak setiap muslim terhadap muslim lainnya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

“Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada lima: Menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengantar jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan yang bersin.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu)

Dalam hadist Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad, Rasulullah Shallallahu ‘alahi wasallam bersabda tentang keutamaan menjenguk muslim lain:

“Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras.”

“Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba.”

“Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

Selain itu, dalam hadist berikutnya, dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

“Siapa yang menjenguk orang sakit, maka ada seorang yang berseru dari langit: kamu adalah orang baik, dan langkahmu juga baik dan engkau berhak menempati satu tempat di surga.” (HR. Ibnu Majah, al-Tirmidzi, dan ahmad.)

Hadist tersebut dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam al-Misykah no. 5015. Ibnu Hibbad juga menshahihkannya sebagaimana yang disebutkan Ibnul Hajar dalam Al-Fath.

Tips Saat Menjenguk Orang Sakit

Saat menjenguk orang sakit, kita sebagai umat Islam dianjurkan untuk mengucapkan laa ba’sa thohurun insyaallah, dengan tujuan untuk mendoakan dan membesarkan hati orang yang sakit. Selain itu, penting untuk memanjatkan doa agar orang yang sakit segera pulih dan diberi ketabahan.


Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *