Frans Putros Kembali Fokus Bersama Persib
Setelah membawa Tim Nasional Irak tampil di Piala Dunia 2026, bek Persib Frans Putros kini dapat fokus sepenuhnya bersama Maung Bandung dalam menyelesaikan delapan pertandingan tersisa di kompetisi musim ini. Putros telah bergabung dengan rekan-rekannya untuk mengikuti latihan persiapan menjelang laga melawan Bali United akhir pekan ini.
Laga tersebut sangat penting bagi Persib untuk menjaga jarak dengan Borneo FC yang kini menjadi pesaing terkuat dalam perebutan gelar juara. Saat ini, kedua tim hanya terpaut empat poin. “Saat ini kondisi baik dan persiapan melawan Bali United sama seperti laga lainnya, tidak ada hal yang istimewa. Kami akan bersiap sekarang untuk melawan Bali dan kami akan bertanding hari Minggu,” ujar Putros, Kamis 9 April 2026.
Sebelumnya, Bali United meraih kemenangan besar 6-1 saat mengalahkan PSBS Biak. Namun, Putros lebih memilih fokus pada Persib dibandingkan memikirkan tim lain yang akan menjadi lawan Persib. Nasib Persib di delapan pertandingan tersisa tergantung kepada para pemainnya. Oleh karena itu, semua di dalam tim harus benar-benar fokus pada diri sendiri dan mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya.
“Sekarang kami memiliki delapan pertandingan tersisa. Kami memimpin klasemen, jadi semuanya ada di tangan kami. Kami hanya perlu menjalani satu demi satu pertandingan dan pada akhirnya kami semoga bisa menjadi juara,” kata dia.
Dalam upaya mempertahankan posisi puncak klasemen, Putros mengatakan bahwa pemain hanya fokus kepada diri sendiri dan melakukan rutinitas seperti biasa yaitu berlatih dan bersiap untuk pertandingan. Sejauh ini kondisi tim sangat kondusif dan solid. Para pemain bisa menjaga kekompakan baik saat di dalam maupun di luar lapangan. Mereka memiliki komitmen kuat dan bertekad bisa membawa Persib meraih hattrick juara.
Tim juga harus bermain konsisten dengan meraih poin di delapan pertandingan tersisa. Hal itu karena laga ini bukan hanya sekadar final bagi Persib tetapi juga demi menjaga harga diri dan supremasi.
“Kami hanya melakukan hal yang sama seperti biasa. Tidak ada yang berubah. Hanya perlu fokus pada diri sendiri, melakukan rutinitas kami setiap hari di sini, berlatih, lalu bersiap untuk pertandingan. Sejauh ini semuanya baik-baik saja, jadi kami hanya perlu melanjutkan. Sekarang Bali sudah menunggu di kandang, jadi kita lihat saja nanti,” tutur dia.
Kebanggaan Bermain di Piala Dunia
Mengenai perasaannya akan bermain di Piala Dunia, Putros menuturkan bahwa hal itu merupakan sebuah kebanggaan. Apalagi, terakhir kali Irak bermain di Piala Dunia adalah 40 tahun lalu. Ini momen yang sangat membanggakan dan akan diingat oleh anak cucunya di masa depan.
Putros juga mengucapkan terima kasih kepada bobotoh yang telah memberikan dukungan kepada dirinya dan Timnas Irak. Banyak yang mengirimkan pesan langsung kepada dirinya mengucapkan selamat.
“Banyak sekali, ya, saya merasakannya. Saya sangat berterima kasih kepada bobotoh. Menerima begitu banyak pesan membuat momen itu terasa sangat istimewa. Jadi, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih,” ujarnya.











